|
| News / Luck Factor |
|
| |
| Landasan hukum ketertarikan | | By admin |
| Saturday, September 06, 2008 09:35:05 |
Clicks: 1462 |
 |
 |
|
|
Landasan hukum ketertarikan
Bahwa Allah Swt selalu menuruti sesuai dengan prasangka umatNya. Jika kita selalu bersyukur dan berfikir positif maka Allah pun akan memberikan hal yang positif dan begitu sebaliknya. Karena itu sangat lah benar firman Allah yang mengatakan bahwa Dia akan menambahkan nikmat kepada hambaNya yang selalu bersyukur sehingga di hatinya selalu dilimuti atsmosfir kebahagiaan walau bagaimanapun keadaannya.
Bagaimana menjelaskan semua ini secara ilmiah dari statement diatas?
Mudah saja karena Allah menciptakan segala sesuatu tiada yang sia-sia.
Marilah kita ” Ikra” membaca alam sekitar kita bahwa di alam terdapat energi atom, thermal, elektromagnetik, kinetik dan energi potensial. Dan energi-energi tersebut tidak pernah hilang yang ada hanya perubahan bentuk. contohnya: kereta api dengan bahan bakar batu bara, energi panas berubah menjadi energi kinetik (gerak).
Pergerakan atau perubahan bentuk energi disebabkan semua makhluk yang Allah ciptakan memiliki atom, dan atom memiliki elektron dan netron. Elektron inilah yang selalu melakukan thawaf bergerak mengelilingi inti atom.
Electron akan bergerak keatas jika ada tambahan energi atau dorongan energi yang lebih kuat begitupun sebaliknya akan ke bawah jika ada pengurangan energi.
Jika posisi atom berada pada posisi yang sejajar, mereka akan saling menarik satu sama lainnya ke arah yang sama, tinggal kemana arah itu bergerak apakah kearah kutup positif atau ke negatif.
Apakah artinya semua ini?
Maha suci Allah dengan segala firmannya. Jadi sangat jelaslah bahwa Allah (Rabbul Alamin= semesta) sesuai dengan prasangkan hambaNya.
Marilah kita tengok contoh kasus X dan Kasus saya disini jelas bagaimana hukum ketertarikan berjalan. Si X selalu berfikir merasa ” Susah terus ” berarti dia sedang menambahkan energi negatif “Susah” sehingga mengerakan electron “Susah” ke permukaan dan meninggalkan Electron ” senang” kemudian electron “Susah ” tadi akan menarik hal yang sejajar dengan Kata ” Susah” jadilah dia mengumpulkan semua ke “susah” an datang kepadanya. Jadi walaupun dia secara ekonomi lebih baik namun karena yang datang Energi ” Susah” maka dia akan “Susah”.
Maha suci Allah dengan segala firmannya. Jadi sangat jelaslah bahwa Allah (Rabbul Alamin= semesta) sesuai dengan prasangkan hambaNya.
|
| |
|
| More Luck Factor News |
. Hukum ketertarikan . Pengalaman kedua . Sisi Lain Luck Factor . Mengintip faktor keberuntungan budaya Tionghoa . Arti Beruntung (Aflaha) dari sisi Alqur'an
|
|